
Suatu saat nanti jika diberikan kesempatan untuk mengulang waktu, aku ingin mengulang di masa semua kebingungan dan ketidakpastian ini terjadi. Ya. Tahun 2020. Sebagian orang mengutuk, ada juga yang berserah diri, sampai memanfaatkan dan memaksakan setiap detik berusaha untuk normal melakukan kebiasaan. Mungkin mereka bilang aku ini absurd karena berusaha mengharapkan waktu yang tidak mudah. Padahal setiap hal yang dilakukan mudah cenderung membuat manusia tidak berkembang, tidak evaluasi dan menerima segala keterbatasan. Sesuatu yang sulit dan tidak mudah akan menjadi refleksi kita untuk mencoba memahami setiap proses dan tantangan. Mencari yang terbaik, meningkatkan kualitas, menciptakan kebersamaan, mengenal diri sendiri, semua itu adalah beberapa dari sekian banyak kebermanfaatan terhadap situasi yang tidak mudah.
Salah satu hal yang aku tunggu datangnya adalah email linimasa. Rangkuman otomatis dari tempat yang pernah dikunjungi yang tentu jumlahnya akan lebih sedikit data tersebut akhir-akhir ini. Awalnya bahagia ketika bisa menikmati suasana santai dirumah karena kesibukan beberapa bulan lalu. Aku mencoba untuk produktif dirumah tapi hanya tagline semata. Menulis daily life/to do list dibuku harian, print paper kreativitas, membuat tabel sampai memanfaatkan kertas bekas supaya selalu bisa diingat sebagai reminder. Awalnya beberapa minggu dilakukan dengan konsisten sampai beberapa saat rasanya jenuh dan mulai hilang kendali terhadap apa yang sudah direncanakan. Sampai rasanya sudah bosan karena belum mendapat pekerjaan secara tetap, skripsi terluntang-lantung, mengulang-ulang membaca buku, menonton drama series, tekanan keluarga, mendengar keluhan orang sekitar, jenuh menghadiri webinar, dan yang paling mengenaskan adalah habis semua rancangan panjang tahun ini tidak sesuai rencana atau malah belum tercapai, rasanya pada titik terendah tak bisa menerima hal baik dan positif yang harus dilakukan.
Menghabiskan sisa renungan aku mencoba evaluasi diri, mengharapkan perubahan dan perbaikan. Hal tersebut membuat aku bertukar pikiran dengan salah satu teman membicarakan segala kebingungan ini. Ternyata dia pun merasakan hal yang sama sampai tak terasa kita mengenali lebih dalam satu sama lain. Bertukar pikiran, memberi dan meminta masukan, saling motivasi sampai aku menemukan sesuatu yang paling berharga yaitu kekuatan seorang teman. Rasanya hanya ketika kita mengalami berada di fase yang sama dan dengan dia mendengarkan segala keluh kesah saja sudah menjadi sumber kekuatan besar untuk semangat perubahan. Hingga akhirnya aku dapat menemukan harapan kembali. 2020 adalah tahun yang paling tepat untuk mengenal diri sendiri dan waktu yang sangat berharga untuk lebih mengenal orang-orang terdekat. Kita bisa merancang perjalanan untuk melangkah ke depan tentang keluarga, karir, pendidikan, cinta dan mendekatkan diri kepada Allah. Jika mengulik setahun yang lalu ketika waktu hectic aku terkadang tersenyum dan miris. Melihat bagaimana aku yang menjalani kehidupan dimana semua kesibukan dilakukan bersamaan sampai berangkat pagi pulang hampir tengah malam untuk kuliah, organisasi dan bekerja. Jangankan waktu sekedar berbincang bersama keluarga, berbincang dengan sang pencipta saja sangat sedikit. Miris ketika aku memilih untuk menjalani segala kesibukan itu tapi aku tak bisa membagi waktu dengan baik. Mungkin skenario Allah ini adalah yang terbaik untuk aku lebih memaknai dan menjalani kehidupan lebih baik. Aku yakin diluar sana pun ada lebih banyak manusia yang merasakalan hal yang sama atau bahkan lebih, kurang bisa memanfaatkan waktu atau bahkan tidak mempunyai waktu untuk sekedar berbincang dengan diri sendiri dan sang pencipta. Apapun yang saat ini di rasakan dengan segala ketakutan-ketakutan akan kehidupan, aku berharap bisa melalui itu semua dengan baik dan mengambil manfaat. Menjadi manusia yang tak pernah lelah untuk berusaha dan berdoa dalam mencapai sesuatu yang di impikan. Aku dapat memfilter diri untuk dapat bersikap lebih baik kepada orang lain dan menghargai diri sendiri. Meskipun resolusi yang dibuat untuk tahun ini tak bisa tercapai tapi aku bisa membuat resolusi yang lebih spesial untuk bisa memperbaiki dan upgrade diri to be a better person in life. Semoga apa yang kamu harapkan juga adalah yang terbaik dan apa yang ditulis ini dapat menjadi reminder dan harapan baru untuk kita semua. Semangat untuk menjadi versi terbaik dirimu. Mohon maaf apabila ada kesalahan kata atau ada yang kurang berkenan. Terima kasih. Salam.
Komentar
Posting Komentar